Model Edukasi Partisipatif Zona Selamat Sekolah untuk Penguatan Literasi dan Perilaku Keselamatan Lalu Lintas Siswa

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.35309/dharma.v6i2.657

Kata Kunci:

zona selamat sekolah, keselamatan pejalan kaki, edukasi keselamatan jalan, pengabdian masyarakat, budaya sekolah

Abstrak

Program pengabdian kepada masyarakat ini memperkuat literasi keselamatan berlalu lintas dan perilaku aman warga sekolah di Sekolah Witama Pekanbaru melalui School Safety Literacy Model berbasis Zona Selamat Sekolah. Program ini menjawab kebutuhan sekolah terhadap edukasi keselamatan lalu lintas yang praktis, pemahaman rambu dan marka yang lebih jelas, kebiasaan menyeberang aman, serta mekanisme tindak lanjut sederhana di lingkungan sekolah. Model ini terdiri atas lima komponen yang saling terhubung, yaitu pemetaan risiko, literasi rambu dan marka, praktik menyeberang aman, komitmen sekolah, dan keberlanjutan program. Kegiatan melibatkan 95 siswa melalui koordinasi dengan sekolah, observasi lapangan, edukasi interaktif, diskusi kelompok, simulasi rambu lalu lintas, praktik menyeberang aman, refleksi, dan serah terima luaran edukatif. Luaran yang diterima sekolah meliputi modul literasi keselamatan jalan, poster rambu lalu lintas, peta sederhana titik risiko di sekitar gerbang sekolah, lembar checklist pemantauan guru, bahan presentasi, dan rekomendasi penataan area antar jemput. Kuis singkat sebelum dan sesudah kegiatan hanya digunakan sebagai alat refleksi pembelajaran. Rata rata skor peserta meningkat dari 52,37 sebelum kegiatan menjadi 95,74 setelah kegiatan. Hasil ini menunjukkan adanya penguatan pemahaman tentang konsep ZoSS, rambu lalu lintas, langkah menyeberang aman, dan budaya keselamatan sekolah. Program juga menghasilkan rencana keberlanjutan melalui pengawasan guru, pemanfaatan ulang media edukasi, dan pengingat rutin pada jam datang serta pulang sekolah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa PkM keselamatan lalu lintas di sekolah lebih bermanfaat ketika meninggalkan perangkat praktis, membangun partisipasi sekolah, dan menyiapkan tindak lanjut setelah kegiatan selesai

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Baihaqi, F. H., Lubis, F., & Anggraini, M. (2024). Evaluasi kinerja penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di SDN 21 Kota Pekanbaru. Jurnal Rekayasa Kimia dan Lingkungan, 4(3), 102–111. https://doi.org/10.31849/jurkim.v4i3.23360

Dang, M. T., et al. (2024). Modeling speed behavior of vehicles in school zones: Implications for policy and children’s safety. Transportation Research Interdisciplinary Perspectives, 21, 101–118. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S2185556024000270

Ellizar, E., Larastiti, S., & Bawono, T. E. (2023). Youth participation in school safety zones assessment: A case study in Indonesia. Journal of Road Safety, 34(2), 56–67. https://doi.org/10.33492/JRS-D-22-00033

Formosa Publisher Team. (2022). Analisis Zona Selamat Sekolah (ZoSS) terhadap keselamatan penyeberang di SDN 36 Pekanbaru. MUDIMA: Jurnal Teknik, 2(1), 33–42.

Global Alliance for Disaster Risk Reduction and Resilience in the Education Sector (GADRRRES). (2024). Global status of school safety: Key findings & policy brief. https://gadrrres.net

Hidayati, N. (2015). Efektivitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kabupaten Banyumas. Jurnal Studi Transportasi Indonesia, 2(1), 45–53.

JSSS Editorial Team. (2023). Analysis of the implementation of school safety zone (ZoSS). Journal of Safety and Security Studies, 5(2), 112–120.

Kamal, I. (2019). Penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) sebagai manajemen lalu lintas di lingkungan sekolah. Jurnal Manajemen Bisnis Transportasi dan Logistik, 5(3), 354–362.

Kurniati, T., Gunawan, H., & Zulputra, D. (2010). Evaluasi penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kota Padang. Jurnal Rekayasa Sipil, 6(2), 55–64.*

Kusmaryono, I., Rusgiyarto, F., & Widjajanti, E. (2010). Persepsi pengguna fasilitas Zona Selamat Sekolah (ZoSS). Jurnal Transportasi, 10(3), 205–214.*

Nanda, M. P., & Tim Peneliti. (2022). Perencanaan penempatan fasilitas Zona Selamat Sekolah: Studi perancangan dan referensi implementasi. Prosiding Seminar Teknik Sipil Nasional, 4(1), 90–98.*

Pratama, D. A. (2024). Evaluasi keberadaan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di Kota Pontianak. Jurnal Mahasiswa Magister Hukum, 7(1), 22–33.* https://jurnal.untan.ac.id/index.php/JMHMS/article/view/44622

Sholahudin, F. (2024). The effectiveness of school safe zones on Taman Siswa. E3S Web of Conferences, 490, 02007. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202449002007

Soehardi, F., Putri, L. D., & Saleh, A. (2017). Tinjauan kecepatan kendaraan pada wilayah Zona Selamat Sekolah di Jalan Lintas Timur Provinsi Riau. Siklus: Jurnal Teknik Sipil, 3(2), 77–85. https://journal.unilak.ac.id/index.php/SIKLUS/article/view/382

Soehardi, F., Putri, L. D., & Saleh, A. (2017). Tinjauan kecepatan kendaraan pada wilayah Zona Selamat Sekolah di Kota Pekanbaru [Preprint]. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/326119297

Sugiyanto, G. (2012). Evaluasi penerapan Zona Selamat Sekolah (ZoSS) di sekolah dasar. Jurnal Transportasi Indonesia, 8(1), 17–25.*

Turnip, D. M. (2017). Analisis kinerja ZoSS pada jalan perkotaan (Studi kasus SMPN 2 Boyolali dan SMPN 2 Klaten). e-Jurnal Matriks Teknik Sipil, 5(1), 45–52.*

UNICEF Indonesia. (2024). Road Safety Strategy for Children and Adolescents in Indonesia: Policy brief. https://www.unicef.org/indonesia/media/24116/file/road-safety-policy-brief.pdf

Yermadona, H., Reniwati, R., & Andika, A. (2019). Tingkat keselamatan pengguna Zona Selamat Sekolah di Kota Padang Panjang. Rang Teknik Journal, 2(1), 21–28.*

Yulianto, B., Santoso, D., & Surya, M. (2017). Traffic safety program for school children through safe school zone. AIP Conference Proceedings, 1903(1), 060001. https://doi.org/10.1063/1.5011507

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-15

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Model Edukasi Partisipatif Zona Selamat Sekolah untuk Penguatan Literasi dan Perilaku Keselamatan Lalu Lintas Siswa. (2026). Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 6(2), 344-364. https://doi.org/10.35309/dharma.v6i2.657