Literasi Kebencanaan melalui Pendekatan Partisipatif dalam Edukasi Mitigasi Bencana Pada Rute Kritis Kawasan Wisata

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

I Dewa Made Alit Karyawan
Made Mahendra
Ratna Yuniarti
Ida Ayu Oka Suwati Sideman
Jauhar Fajrin
I Wayan Yasa
Hasyim Hasyim
Rohani Rohani
I Dewa Gede Jayanegara
Humairo Saidah

Abstract

Pakuan Village is a tourist village with the potential for waterfalls and road access through hilly areas that have high disaster vulnerability. Risks such as landslides, flash floods, and slippery roads threaten the safety of the public and tourists. The main problem is the low literacy of community disaster preparedness and the limited understanding of mitigation in road infrastructure. This service activity aims to increase knowledge and awareness through disaster mitigation education. The methods used include participatory socialization, material delivery, and evaluation through pre-test and post-test. The results show an increase in public understanding of the types of disasters, how they impact road infrastructure, and simple mitigation measures that can be taken. Mitigation education has proven to be effective in increasing community preparedness and is the first step in building a disaster awareness culture in the Pakuan Village tourist area.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Literasi Kebencanaan melalui Pendekatan Partisipatif dalam Edukasi Mitigasi Bencana Pada Rute Kritis Kawasan Wisata. (2026). Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 6(2), 190-207. https://doi.org/10.35309/dharma.v6i2.702

How to Cite

Literasi Kebencanaan melalui Pendekatan Partisipatif dalam Edukasi Mitigasi Bencana Pada Rute Kritis Kawasan Wisata. (2026). Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 6(2), 190-207. https://doi.org/10.35309/dharma.v6i2.702

References

  1. Ahdi, D. (2015). Perencanaan Penanggulangan Bencana Melalui Pendekatan Manajemen Risiko. Jurnal Reformasi, 5(1), 13–30.
  2. Arikunto, S. (1983). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. PT. Bina Aksara.
  3. Daud, A. Y., Syafri, & Jaya, B. (2025). Analisis Mitigasi Bencana Tanah Longsor Di Kecamatan Kalukku Kabupaten Mamuju. 7(2), 190–203. https://doi.org/10.35965/ursj.v7i2.6043
  4. Hidayati, D. (2008). Kesiapsiagaan Masyarakat: Paradigma Baru Pengelolaan Bencana Alam Di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, III(1), 69–84.
  5. Karyawan, I. D. M. A., Negara, I. D. G. J., Rohani, Saidah, H., & Yasa, I. W. (2024). Sosialisasi Peran Masyarakat dalam Mitigasi Dampak Abrasi terhadap Kerusakan Infrastruktur Jalan dan Lingkungan di Pesisir Pantai Jerowaru. Gambar 1.
  6. Karyawan, I. D. M. A., Negara, I. D. G. J., Yasa, I. W., Mahendra, M., & Joniarta, I. W. (2024). Socialization of Environmental Road Maintenance in Settlements with the Application of Biopores to Reduce Water Runoff to the Road Surface. 5(2), 71–77. https://doi.org/10.29303/ujcs.v5i2.610
  7. Karyawan, I. D. M. A., Sideman, I. A. S., Mahendra, M., Yasa, I. W., & Pradjoko, E. (2025). Sosialisasi mitigasi bencana terhadap infrastruktur jalan di kawasan rawan bencana. 6(1), 19–31.
  8. Karyawan, I. D. M. A., Yasa, I. W., Jayanegara, I. D. G., Pradjoko, E., Saidah, H., Sideman, I. A. O. S., & Mahendra, M. (2025). Simulasi dan Pelatihan Tanggap Bencana dalam Upaya Mitigasi Bencana di Desa Santong , Kabupaten Lombok Utara. 0–4.
  9. Novianti, D. G., Sya, A., & Mataburu, I. B. (2025). Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Mitigasi Bencana Banjir di Ci Liwung, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Sadar Wisata: Jurnal Pariwisata, 8(1), 89–99. https://doi.org/10.32528/sw.v8i1.2697
  10. Priatmoko, S., Purwoko, Y., & Anwani. (2019). Mitigasi Bencana Daerah Tujuan Wisata Studi Kasus: Pentingsari, Nglanggeran, Penglipuran (Tourism Destinations Disaster Mitigation Case Studies: Pentingsari, Nglanggeran, Penglipuran). Journal of Tourism Destination and Attraction, 7(2), 99–106. https://journal.univpancasila.ac.id/index.php/jtda/article/view/1044
  11. Putra, I. B. G., Karyawan, I. D. M. A., Saadi, Y., Wiradarma, L. W., & Setiawan, E. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Daerah Aliran Sungai Jangkok Hulu Dalam Menanggulangi Bencana Banjir. 4, 25–26.
  12. Saleha, D., Srisantyorini, T., Wibowo, G. A., Herawati, T., & Munawir. (2026). Program Edukasi Mitigasi Longsor Bagi Warga di Kawasan Perbukitan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 23006–23017. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5827
  13. Sitilan, S., & Hasniati. (2026). Partisipasi Masyarakat dalamMitigasi Bencana pada Daerah Rawan Longsor di Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja. Jurnal Ilmu Multidisplin (JIM), 4(6), 4284–4296.
  14. Trisnawati, I. (2023). Partisipasi Masyarakat Dalam Penanggulangan Bencana Untuk Mewujudkan Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Sindangjaya. Journal of Geography Education Universitas Siliwangi, 4(1), 44–51. http://jurnal.unsil.ac.id/index.php/geoducation
  15. Wahyuni, R., Firdaus, Masril, M., & Hendrik, B. (2026). Sosialisasi Dan Penerapan Sistem Informasi Mitigasi Bencana Alam di Kabupaten Agam Berbasis Web untuk Meningkatkan Kesadaran dan Kesiapsiagaan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(3), 16099–16105.
  16. Wiratama, R., & Sriagustin, I. (2024). Analisis Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana di Desa Cikunir, Tasikmalaya, Jawa Barat. Jurnal Kesehatan Global, 7(2), 61–71.
  17. Yasa, I. W., Karyawan, I. D. M. A., Jayanegara, I. D. G., & Saidah, H. (2025). Pelatihan Identifikasi Potensi Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Desa Santong Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara.